Sabtu, 15 Mei 2010


Selamat boarding school
Dari sini semua ini dimulai
Alwi
• Selain egois,keras kepala,dida juga masih kekanak-kanakan tetapi disifatnya yang seperti itu ada sisi baik yang tak semua orang bias miliki yaitu ilmu agamanya tinggi
Fatur”aku penulis”
• Urakan dan slalu nimbulin masalah,tapi kadang masih bisa nyelesaikan kalau dibantu
Yusuf
• Wah kalau yang satu ini dah mayan perfek untuk sebagai manusia ha ha ha ha,soalnya selain pintar agama dia juga slalu jaga emage tapi ada satu sifat yang kurang baik pada yusuf yaitu ketika egonya ter??? Dia tak pernah bisa control diri
Tapi diantara sifat-sifat kami yang kurang baik itu dan sifat kami yang masih belum bersatu tapi ternyata dari situ kita bisa saling mengisi satu sama lain


aku tak tau harus mulai dari mana kisah ini, aku hanya pengen kisah ini terbaca oleh semua agar apa yang terjadi dipersahabatan ini bisa kita ambil hikmahnya bersama,
Awal bulan pertama aku dikenalkan seorang wanita yang dari sisi fisiknya tak begitu jadi idaman setiap lelaki karna badan dia yang gemuk tapi wajah yang imut putih dan cerah banyak anak yang mengatakan wajah nya cerah seperti itu karna pancaran air wudhu nya,membuat banyak lelaki dan aku terpesona sa’at melihat wajah nya, LINA SEFTIANA itu nama gadis yang aq maksud,
semenjak itu aku selalu mengamati perilaku nya disetiap kegiatan dipondok, mulai dari masuk sekolah sampe sholat jama’ahnya,dari hari ke hari akupun mulai menaruh hati kepadanya,
Tetapi suatu ketika seorang teman ku mengenalkan aku kepada seorang gadis yang bernama MAESA anak Sumatra tepatnya jambi aku tak tau tiba-tiba aku ingat pesan seorang guru Smp aku dulu yang berpesan dengan aku “fatur kamu terlalu sering bermain cinta dengan anak jawa suatu sa’at kamu akan ketemu dengan anak luar jawa dan ketika itu pula kamu akan jatuh cinta padanya,aku hanya pesan jangan sakiti hatinya”

Dan pada malam itu aku dan isna diketemukan oleh temanku diperpustakaan pondok tak lama pertemuan itu kami Cuma berjabatan tangan lalu basa-basi bentar, pasalnya jam pertemuan kami terlalu malam sehingga para osis dan guru-guru pondok pun mulai aksinya dan menyuruh kami segera pulang keAsrama masing-masing, esok harinya pertemuan kedua kami pun terjadi dikelas tak aku sangka ternyata dia satu kelas dengan ku, mata sikap dan tingkah laku kami pun saling mencari-cari curi pandang satu sama lain tak berjalan hampir seminggu, hari jum’at sehabis pulang sekolah aku melihat Isna didalam kelas terdiam dan kelihatan murung dan sedih sa’at itupun aku tak mau kehilangan kesempatan untuk mencoba menghibur dia tetapi entah kenapa dia Cuma diam dan seakan tak mau mendengarkan kata-kata ku, lalu aku pun tak mau menambah beban bagi dia lalu aku pergi dan minta ma’af karna tak bisa menghibur dia, lalu aku pulang keasrama,
Sesampainya diasrama entah kenapa aku menyesal sekali telah meninggalkan dia tetapi aku juga tidak bisa berbuat apap-apa karna dia pun tak mau aku menghiburnya, tetapi ternyata itu semua salah karna setelah pulang dari sholat dhuhur teman ku dating menemui aku lalu memberi aku surat titipan dari isna














Kaget, bahagia, campur aduk rassa ini menyelimuti ku serentak akupun teriak seperti orang gila, aku jadi malu menceritakan hal ini tapi unik juga bisa secepat ini, jam bembel pun telah dating akupun bergegas bersiap diri lalu berangkat tetapi setelah sampainya dikelas aku masih paling awal satu persatupun teman-temanku mulai berdatangan
Tapi dia tak kunjung dating akupun tak tau harus gimana sampai nya pulang bembel aku langsung menuju kantin dan minta tolong teman untuk manggilkan dia untuk dating kekantin dan kami pun ketemu dan ngobrol